Pemerintah kurang komunikasi politik

Satu lagi kurangnya komunikasi politik dari pemerintahan SBY dengan terakhir ini Presiden sendiri yang menyatakan adanya sejumlah petinggi TNI yang melancarkan gerakan “asal bukan capres S (ABS)” menjelang Pemilihan Umum 2009. Ini menandakan paniknya SBY sendiri menjelang akhir masa kepemimpinannya sehingga sepertinya ingin menggempur habis-habisan lawan-lawan politiknya tersebut. Mengapa hal ini bisa terjadi di pemerintahan SBY ?

Hal lain yang menyiratkan kurangnya komunikasi politik pemerintahan saat ini adalah beberapa pernyataan Wapres JK yang sangat konyol menanggapi beberapa persoalan di tanah air. Contoh yang paling terakhir adalah pernyataan JK bahwa kelangkaan BBM adalah bukti keberhasilan program konversi minyak tanah ke elpiji. Tentu ini adalah suatu pernyataan yang konyol dari seorang yang notabene adalah orang nomor 2 di negara yang kaya minyak dan gas ini. Kebijakan konversi mitan ke elpiji yang dilancarkan pada masa pemerintahannya sepatutnya dipersiapkan dulu infrastruktur elpiji agar dapat diperoleh oleh rakyat  di hampir seluruh pelosok negeri. Produksi dan distribusi harus dipikirkan dengan didahului survei mengenai kebutuhan real elpiji di masyarakat yang akan menggantikan mitan tersebut. Dengan kebijakan yang dikeluarkan secara asal-asalan tersebut terbukti bahwa pemerintah tidak siap untuk melaksanakan kebijakannya sendiri. Sehingga terkesan kebijakan tersebut merupakan titipan dari pihak-pihak yang diuntungkan misalnya pembuat tabung gas, surveyor program konversi dll.

Pernyataan wapres memang banyak yang kedengarannya konyol dan bahkan dapat dianggap menyentil pihak lain, misalnya pernyataannya mengenai kontrak Exxon Mobil di Natuna dengan menyatakan bahwa biarpun Obama jadi presiden AS, Exxon Mobil tetap harus hengkang dari Natuna. Mungkin memang sering ada intervensi dari seorang presiden AS berkait suatu kontrak migas di suatu negara tapi pernyataan beliau dengan mengaitkannya dengan Obama terkesan sangat konyol, apa tidak ada kata-kata lain yang lebih bijak?

Masih banyak lagi komentar-komentar dari wapres dan beberapa mentri kabinet SBY yang bisa dikatakan kurang secara komunikasi politik yang kalau kita sebutkan di sini tentu nantinya akan sangat panjang daftarnya. Sepertinya mereka harus lebih belajar mengenai komunikasi politik agar tidak terpeleset dalam kesalahan perkataan kepada publik yang sekarang ini sudah lebih kritis dibanding masa lampau.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s